Gilimanuk, 28 Mei 2025 – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana melalui Bidang Adat, Tradisi, dan Warisan Budaya menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Praktik Konservasi Koleksi Batu dan Logam, yang berlangsung dari tanggal 26 hingga 28 Mei 2025 di Museum Manusia Prasejarah Gilimanuk.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelestarian koleksi bersejarah yang rentan rusak akibat perubahan suhu, hewan, dan faktor alam lainnya. Peserta kegiatan terdiri dari Juru Pelihara se-Kabupaten Jembrana, Kader Pelestari Budaya, Pradah, Yowana, serta staf Kelurahan Gilimanuk dan Kecamatan Melaya.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana yang diwakili oleh Kepala Bidang Adat, Tradisi, dan Warisan Budaya, serta didampingi oleh Kepala Balai Pelestarian XV. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi konservasi oleh empat Pamong Budaya Ahli Pertama dari Balai Pelestarian XV.
Selama dua hari pertama, peserta mengikuti praktik langsung konservasi menggunakan alat dan bahan yang diaplikasikan pada koleksi batu dan logam di Open Site Museum. Kegiatan ditutup pada hari ketiga dengan evaluasi hasil praktik dan sesi penutupan.
Melalui kegiatan ini, Dinas berharap upaya pelestarian koleksi museum dapat dilakukan secara berkelanjutan dan berbasis pengetahuan konservasi yang benar.
Lihat dokumentasi lainnya di sini